Langsung ke konten utama

Postingan

Cinta Sejati Ibu dan Anak

Cinta Sejati Ibu dan Anak Pengantar dari Penulis Sebut saja nama saya Guo Jing. Saya adalah seorang lelaki peranakan Chinese. Kegemaran saya akan cerita-cerita sedarah bermula dari hobi saya browsing di Internet. Pertama kali, seperti halnya anak muda, saya tertarik dengan film-film dewasa. Lama-kelamaan, hanya film membuat saya bosan juga. Akhirnya saya mencari cerita-cerita seru dewasa, di mana saya menjadi tahu situs-situs seperti wiro, nyamuk dlsb. Tidak ketinggalan, situs-situs seperti literotica dan asstr juga menjadi laman web yang sering saya kunjungi. Lambat laun saya menemukan cerita sedarah. Pada mulanya, sepertihalnya orang-orang lain, saya merasa bersalah membacanya, tetapi tidak hanya itu saja yang saya rasakan. Ada perasaan yang lain, yang pada mulanya tidak dapat saya kenali, tetapi akhirnya saya sadari juga. Bahwa ada kenikmatan tersendiri yang saya dapatkan. Hal yang tabu justru membuat sensasi sensual yang saya rasakan menjadi berkali lipat. Kegemaran membaca cerita-...

Sedarah | Kesempatan Dalam Kesempitan

Kesempatan dalam Kesempitan Prakata Cerita di bawah, tidak akan sepanjang cerita-cerita saya sebelumnya. Hal ini dikarenakan untuk mencapai klimaks cerita tidak diperlukan setup yang terlalu lama. Setup cerita cukup pendek dikarenakan berlainan dengan cerita lainnya, yang kebanyakan adalah usaha sang anak mendapatkan ibunya dengan cara persuasif yang secara gradual semakin intens, sedangkan cerita ini mencapai klimaksnya karena sang anak justru memanfaatkan situasi yang tiba-tiba saja berada di hadapannya sehingga secara tempo, cerita ini bisa dibilang yang paling singkat dibanding cerita lainnya. Justru karena ide untuk membuat cerita singkat inilah, cerita ini tercipta. Mungkin sebelumnya saya tidak memberikan info sebelum cerita diluncurkan di kisah-kisah yang saya tulis sebelumnya, baiklah kali ini saya memberikan info tersebut: Semua cerita Pemanah Rajawali adalah fiksi belaka. Segala kesamaan tokoh, tempat maupun kisah, hanya kebetulan semata. Penulis tidak mendukung para pembaca...

Sedarah | Dugem With Ce Mimi 3

Sekembalinya ce Mimi dari wc ia langsung menarikku yang sedang asyik bergoyang sendiri. Tampaknya ia ingin kembali ber-partner denganku. Aku hanya menurut saja. Kita bergoyang berhadapan. Kedua tanganku dipinggangnya, dan kedua tangan ce Mimi dikedua bahuku. Kedua mata ce Mimi tampak memandangi seperti menyelidiki sesuatu diwajahku. "Ngapain aja lu tadi berdua sama Thya?" Ce Mimi memulai pembicaraan. "Hehehe..yah joget lah." Jawabku cengengesan. "Udah keluar belum?" Tanyanya lagi mengejutkan ku. "Cece...?" Pertanyaanku tak mendapat jawaban juga dari ce Mimi. "Sebentar lagi mau tutup. Mau lanjut ketempat biasa gak? Gua masih kenceng kayaknya." "O My God..!" Waktu sungguh tak terasa. Ternyata dari tadi sudah 4 jam lebih kita bergoyang. Kurasakan juga pngaruh I masih kencang ditubuhku. "Kalau mau ayo mending kita jalan sekarang daripada nanti keluar pas jam tutup ramai orang susah keluarnya." Aku menyetujui ajakan ce Mi...

Sedarah | Dugem With Ce Mimi 2

Sekitar pukul 9 pagi tubuh kami mulai melemas. Pengaruh ecstacy perlahan mulai meninggalkan tubuh kami. Dan kami mengalami fase yang dinamakan "Nge-Drop". Kami pulang bersama bergandengan tangan ke tempat kost ce Mimi. Bahkan ketika diatas motor, kurasakan tubuh cece yang lemas tertidur sambil memelukku dari belakang. Sesampainya dikost kami langsung tertidur pulas. Tak tersisa tenaga ditubuh untuk berbuat apa-apa lagi saat itu. Tempat kost cece memang terbilang bebas walau tidak bebas sekali. Dan kebanyakan penghuni kost cece juga sudah mengenal aku sebagai adiknya. Jadi mereka tidak terlalu mempermasalahkan aku sebagai laki-laki yang tidur dalam kamar ce Mimi. Aku terbangun ketika hari sudah sore. Badanku masih terasa lemas. Dan perutku lapar sekali. "Jo...bangun lu. Mandi dulu sana. Bau banget badan lu tuh. Bau rokok segala macam. Udah mandi sana makan dulu, cece beli nasi uduk nih." Aku hanya tersenyum memandang cece yang sudah cantik. Ia tampak baru selesai man...