Liputan6.com, Jakarta - Tak berselang
lama pascalaporan Wall Street Journal
yang mengungkapkan bahwa kini Google
tengah menjalani misi efisiensi
pengeluaran, saham perusahaan raksasa
internet itu langsung bereaksi positif di
lantai bursa. Dilansir laman Business
Insider, Selasa (21/7/2015), saham
Google naik hingga 3,3%.
Dalam laporannya, Wall Street Journal
menjabarkan bahwa Google untuk
sementara akan berhenti merekrut
karyawan baru di wilayah-wilayah yang
pertumbuhan bisnisnya kurang
menjanjikan bagi mereka.
Meski tak disebutkan wilayah-wilayah
mana saja yang dianggap "kurang
menjanjikan" oleh Google, hal ini mereka
lakukan untuk tujuan efisiensi
keuangan.
Selain itu, langkah ini pun menjadi bukti
bahwa manajemen Google sangat peduli
dengan kondisi margin keuntungan
mereka tahun 2014 lalu yang sedikit
menurun.
Sebenarnya bukan rahasia lagi jika tak
sedikit orang yang bercita-cita untuk
bisa bekerja di Google. Bagimana tidak,
dalam hampir semua survei terkait
tempat kerja terbaik, Google selalu
menempati posisi teratas.
Tentunya bukan tanpa alasan Google
menjadi tempat kerja idaman banyak
orang. Perusahaan yang didirikan oleh
duet Larry Page dan Sergei Brin itu
memberikan gaji yang besarnya di atas
rata-rata, potensi pertumbuhan harga
saham, suasana dan ruang kantor yang
menyenangkan, serta serangkaian
tunjangan yang menggiurkan.
Google sendiri saat ini tercatat memiliki
total jumlah karyawan di berbagai
penjuru dunia sebanyak 53.600 orang.
Jumlah tersebut meningkat dari yang
awalnya berjumlah 47.756 orang di akhir
2013.
(dhi/isk)
lama pascalaporan Wall Street Journal
yang mengungkapkan bahwa kini Google
tengah menjalani misi efisiensi
pengeluaran, saham perusahaan raksasa
internet itu langsung bereaksi positif di
lantai bursa. Dilansir laman Business
Insider, Selasa (21/7/2015), saham
Google naik hingga 3,3%.
Dalam laporannya, Wall Street Journal
menjabarkan bahwa Google untuk
sementara akan berhenti merekrut
karyawan baru di wilayah-wilayah yang
pertumbuhan bisnisnya kurang
menjanjikan bagi mereka.
Meski tak disebutkan wilayah-wilayah
mana saja yang dianggap "kurang
menjanjikan" oleh Google, hal ini mereka
lakukan untuk tujuan efisiensi
keuangan.
Selain itu, langkah ini pun menjadi bukti
bahwa manajemen Google sangat peduli
dengan kondisi margin keuntungan
mereka tahun 2014 lalu yang sedikit
menurun.
Sebenarnya bukan rahasia lagi jika tak
sedikit orang yang bercita-cita untuk
bisa bekerja di Google. Bagimana tidak,
dalam hampir semua survei terkait
tempat kerja terbaik, Google selalu
menempati posisi teratas.
Tentunya bukan tanpa alasan Google
menjadi tempat kerja idaman banyak
orang. Perusahaan yang didirikan oleh
duet Larry Page dan Sergei Brin itu
memberikan gaji yang besarnya di atas
rata-rata, potensi pertumbuhan harga
saham, suasana dan ruang kantor yang
menyenangkan, serta serangkaian
tunjangan yang menggiurkan.
Google sendiri saat ini tercatat memiliki
total jumlah karyawan di berbagai
penjuru dunia sebanyak 53.600 orang.
Jumlah tersebut meningkat dari yang
awalnya berjumlah 47.756 orang di akhir
2013.
(dhi/isk)
Komentar