Merdeka.com - Sebuah laporan terbaru
dikatakan bahwa mobil Google self-
driving mengalami kecelakaan di dekat
Mountain View, CA, kantor pusat
perusahaan.
Kecelakaan tersebut adalah pertama
kalinya yang membuat tiga penumpang
sekaligus mengalami cedera. Mereka
adalah orang yang berada di dalam mobil
Google Self-driving dan satu orang lagi
dari mobil lain mengalami cedera
punggung dan bagian leher.
Menurut lansiran Zigwheels (21/7),
hingga hal ini terjadi, mobil otonom
Google tercatat sudah 14 kali terlibat
kecelakaan dalam 6 tahun terakhir.
Cukup ironis memang, sebuah terobosan
yang dilakukan Google dengan dana tak
sedikit ternyata masih memiliki celah dan
dapat berakibat fatal pada manusia.
Angka 14 kali insiden kecelakaan dalam
kurun waktu 6 tahun memang tergolong
sedikit. Hanya saja, hal tersebut
seharusnya bisa lebih diantisipasi oleh
pihak perusahaan agar teknologi self-
driving bisa membuat keamanan lebih
terjamin.
Beruntung, hingga saat ini tidak ada
korban jiwa atas insiden tersebut. Ke
depan, kita berharap agar perusahaan
lebih mengutamakan keselamatan
manusia dengan diterapkannya
terknologi tersebut.
dikatakan bahwa mobil Google self-
driving mengalami kecelakaan di dekat
Mountain View, CA, kantor pusat
perusahaan.
Kecelakaan tersebut adalah pertama
kalinya yang membuat tiga penumpang
sekaligus mengalami cedera. Mereka
adalah orang yang berada di dalam mobil
Google Self-driving dan satu orang lagi
dari mobil lain mengalami cedera
punggung dan bagian leher.
Menurut lansiran Zigwheels (21/7),
hingga hal ini terjadi, mobil otonom
Google tercatat sudah 14 kali terlibat
kecelakaan dalam 6 tahun terakhir.
Cukup ironis memang, sebuah terobosan
yang dilakukan Google dengan dana tak
sedikit ternyata masih memiliki celah dan
dapat berakibat fatal pada manusia.
Angka 14 kali insiden kecelakaan dalam
kurun waktu 6 tahun memang tergolong
sedikit. Hanya saja, hal tersebut
seharusnya bisa lebih diantisipasi oleh
pihak perusahaan agar teknologi self-
driving bisa membuat keamanan lebih
terjamin.
Beruntung, hingga saat ini tidak ada
korban jiwa atas insiden tersebut. Ke
depan, kita berharap agar perusahaan
lebih mengutamakan keselamatan
manusia dengan diterapkannya
terknologi tersebut.
Komentar