Setelah pesta seks keluarga yang kami lakukan untuk pertama kalinya tadi, hingga hampir pukul delapan pagi ini kami baru sempat sarapan. Mmmm...sedap juga nasi goreng udang buatan si Tini pembantuku ini, kemana perempuan itu? Oh iya, diminggu pagi seperti ini biasanya setelah bersih-bersih rumah dan menyiapkan sarapan dia keluar bersama teman-teman seprofesinya jalan-jalan ke pasar tumpah yg tak jauh dari komplek kami, semacam pasar kaget yang hanya ada diminggu pagi seperti ini. Tapi aku menjadi sedikit kurang nyaman dengan keberadaan pembantu rumah tangga itu, bagaimana jika perempuan itu mengetahui apa yang kami lakukan sekeluarga ini, sebagai seseorang yang bekerja dan menetap dirumah ini, lambat laun dia pasti juga akan tahu dengan apa yang kami lakukan, untuk memberhentikannya jelas tak mungkin, karna kami begitu membutuhkannya. Ah, persetanlah, aku rasa dia bukanlah type orang yang usil, dan bukanlah orang yang memiliki keberdayaan untuk usil, karna dia juga membutuhkan pekerjaa...